Sejarah Gereja

Sejarah Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh
 
Sejarah Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh® dimulai dari gerakan Miller, sekelompok penyelidik nubuatan Alkitab yang dipimpin oleh pengkhotbah awam yang bernama William Miller pada tahun 1840-an. Kelompok yang berawal di New England, Amerika Serikat terus mendalami Alkitab setelah mengalami ‘Kekecewaan Besar’ pada tanggal 22 Oktober 1844. Mereka menemukan kebenaran tentang pemeliharaan Sabat secar Alkitab. Diantara kelompok ini terdapat Ellen G. White yang kemudian menjadi penulis, pembicara dan pemimpin rohani mereka selama kurang lebih 70 tahun.

Pada tahun 1860, kelompok ini resmi menamakan dirinya ‘Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh.’ Istilah ‘Hari Ketujuh’ diambil dari Sabat Alkitabiah, yaitu Sabtu, hari yang dikuduskan Tuhan pada saat Penciptaan. Kemudian kata ‘Advent’ artinya menunggu kedatangan Yesus yang kedua kali.

Tahun 1863, umat pemelihara Sabat ini resmi terbentuk sebagai denominasi gereja dengan 3,500 anggota dari 125 jemaat. Pekerjaan penginjilan dimulai dari seluruh Amerika Utara kemudian menyebar ke Swiss pada tahun 1874, kemudian Rusia, Gana, Afrika Selatan, Argentina dan Jepang.

Gereja Advent dimulai di Asia pada tahun 1888. Perkembangan di Indonesia dimulai di Padang, Sumatera Barat pada tahun 1901