Pelayanan Rumah Tangga dan Pendidikan

Daftar Pelayan Departemen Rumah Tangga

  • Daftar Pelayan Jemaat dapat dilihat disini.
  • Jadwal Ambil Bagian Pelayanan dapat dilihat disini.

PENDAHULUAN


Tujuan utama Pelayanan Rumah Tangga adalah untuk memperkukuh keluarga sebagai pusat pemuridan. Keluarga didirikan oleh penciptaan ilahi sebagai lembaga manusia yang mendasar. Inilah lingkungan utama di mana nilai-nilai dipelajari dan kapasitas untuk hubungan yang akrab dengan Allah dan umat manusia lain dikembangkan.

Pelayanan Rumah Tangga adalah pelayanan kasih karunia yang mengakui ajaran Alkitab yang berhubungan dengan keluarga dan menjunjung tinggi teladan Allah untuk kehidupan keluarga. Pada waktu yang sama ini membawa pengertian akan pengalaman mengecewakan yang dialami oleh perorangan dan keluarga-keluarga di dunia yang berdosa ini. Dengan demikian Pelayanan Rumah Tangga berusaha untuk menyanggupkan keluarga-keluarga untuk maju menuju teladan Ilahi, sementara pada waktu yang sama selalu menyebarluaskan kabar baik karunia Allah yang menyelamatkan dan janji pertumbuhan yang dimungkinkan oleh Roh Suci yang selalu menyertai.

Pelayanan Ruamh Tangga berfokus pada manusia dalam hubungan. Perhatiannya adalah pada kebutuhan pasangan-pasangan yang menikah, orangtua dan anak, kebutuhan keluarga orang yang tidak menikah, dan semua anggota keluarga dalam lingkaran yang lebih luas sementara mereka melewati tahap-tahap kehidupan yang tak pasti dan bergumul dengan perubahan yang tak diharapkan dalam kehidupan mereka.

Pelayanan Rumah Tangga memperkukuh dan menyokong keluarga yang sehat. Ini membantu perorangan dalam membangun dan memelihara hubungan keluarga yang kuat karena mengakui bahwa keluarga Kristen yang sehat menjadikan anggota-anggota yang kuat untuk kerajaan Allah dan membawa suatu kesaksian yang menarik kepada masyarakat di sekitar mereka. Pelayanan Rumah Tangga mengembangkan pengertian, penerimaan, dan kasih dalam keluarga dan dalam keluarga Allah yang lebih besar dan membantu perkembangan pendamaian dan pemulihan antara generasi yang dijanjikan dalam pekabaran Elia pada Maleakhi 4:5, 6. Ini membawa harapan dan sokongan bagi mereka yang terluka dan disakiti karena dilecehkan, bermasalah dalam rumah tangga, dan mengalami hubungan yang retak. Pelayanan Rumah Tangga membantu memperkembang keahlian dalam berbagai keterampilan antar pribadi yang dibutuhkan dalam hubungan. Ini memberikan kesempatan berkembang melalui pendidikan dan peningkatan kehidupan keluarga. Ini memberi dukungan pada perorangan, pasangan yang menikah, dan keluarga untuk membantu mereka melalui bimbingan pakar jika diperlukan.

Suatu pelayanan yang cukup mencakup: bimbingan pranikah yang tersedia bagi semua pasangan sebelum menikah; kesempatan mempererat keluarga; pendidikan orangtua, dengan perhatian yang diberikan pada kebutuhan khusus orangtua tunggal dan keluarga tiri; petunjuk dalam keluarga untuk penginjilan keluarga; dan dukungan pelayanan untuk menolong keluarga-keluarga dalam kebutuhan khusus mereka.

Komite Pelayanan Rumah Tangga


Agar dapat  memenuhi keperluan rumah tangga dalam jemaat, maka majelis jemaat dapat membentuk Komite Pelayanan Rumah Tangga, yang diketuai oleh pemimpin Pelayanan Rumah Tangga.

Walaupun komite ini tidak boleh terlalu besar agar tetap efektif, para pemimpin jemaat yang cocok harus termasuk di dalamnya demikian juga orang-orang yang pernah menghadapi trauma kehidupan dan pengalaman rumah tangga dan telah bertumbuh secara rohani melalui pengalaman-pengalaman itu bisa memberikan kontribusi yang berharga sebagai anggota komite itu. Komite itu harus beranggotakan baik pria maupun wanita dan, bila mungkin, paling kurang ada seorang yang tidak menikah, paling kurang satu pasangan nikah, satu atau dua orangtua, dan seorang mewakili berbagai umur di jemaat. 

Tugas-tugas komite


  1. Membantu kepemimpinan jemaat dalam menyususn data demografi keluarga di jemaat dan masyarakat sekitarnya untuk memastikan kelompok target dalam pelayanan kepada keluarga-keluarga.
  2. Membantu kepemimpinan jemaat dalam menyelidiki kebutuhan anggota jemaat untuk memperkuat, konseling, dan pendidikan kehidupan rumah tangga; dan dalam mengembangkan suatu rencana untuk memanfaatkan sumber daya masyarakat dan jemaat demi memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut.
  3. Mendorong kepekaan terhadap impak dari program-program jemaat tentang kehidupan rumah tangga dalam hal penggunaan waktu, tenaga, uang dan sumber daya rumah tangga lainnya.
  4. Ikut serta dengan Departemen Pelayanan Rumah Tangga konferens/ daerah/ wilayah dalam menerapkan program-program penekanan rumah tangga yang dipromosikan oleh departemen rumah tangga.
  5. Bekerja sama dengan pemimpin jemaat untuk merancang, merencanakan, dan menerapkan program-program dan segi-segi kehidupan lain dari rumah tangga sebagaimana yang dibutuhkan, untuk memelihara rumah tangga di kalangan anggota dan jangkauan evangelisasi keluar kepada masyarakat.
  6. Untuk mengembangkan suatu iklim yang hangat dan persahabatan, memperbesar perasaan "kekeluargaan" dalam jemaat dan roh suka menolong terhadap keluarga-keluarga yang membutuhkan sokongan dan dukungan.

Pemimpin Pelayanan Rumah Tangga


Seseorang atau sepasang suami istri boleh dipilih untuk melayani sebagai pemimpin Pelayanan Rumah Tangga. Orang itu harus mempunyai sikap yang positif tentang Allah, diri, orang lain dan jemaat. Pemimpin harus menjadi teladan dalam hubungan rumah tangga yang kuat dan bertumbuh, dan menunjukkan minat yang sungguh untuk memperkembang kesejahteraan semua rumah tangga. Agar menjadi berhasil, penting bagi pemimpin Pelayanan Rumah Tangga memiliki suatu pemahaman tentang rencana penyelamatan oleh Allah untuk mengatasi keretakan hubungan yang telah diakibatkan oleh dosa. Penting bagi pemimpin itu agar sanggup menjaga rahasia, dan mengetahui waktu dan cara memberi dukungan pada orang-orang yang berada dalam keadaan kritis dalam mencari bimbingan dari para pakar.

Tugas dari pemimpin Pelayanan Rumah Tangga

  1. Mengetuai Komite Pelayanan Rumah Tangga
  2. Mewakili kebutuhan-kebutuhan dan minat-minat dari keluarga-keluarga melalui keanggotaan di dalam majelis jemaat, dan mengkoordinasi rencana-rencana Pelayanan Rumah Tangga dengan program jemaat secara keseluruhan.
  3. Memberi informasi kepada pendeta dan majelis jemaat tentang urusan-urusan dan pencapaian-pencapaian Pelayanan Rumah Tangga, dan untuk mendorong majelis memberikan dana dan sokongan bagi pelayanan kepada keluarga-keluarga.
  4. Untuk mengidentifikasi sumber daya jemaat dan masyarakat yang memperkembang pertumbuhan yang bersifat hubungan, memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan kritis, dan untuk meningkatkan kesadaran akan sumber daya ini di antara kepemimpinan jemaat dan keluarga-keluarga.

Sumber Referensi


Peraturan Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, Revisi 2005, Edisi ke-17; Pengalih bahasa Edison Takasanakeng; Bandung: Indonesia Publishing House, 2006